Melankolis, mungkin orang mengenalnya sebagai suatu pribadi yang sangat sensitif, anankastik, dll. Semua orang pasti punya kepribadian ini walaupun tidak menonjol. Kalo buat aku sendiri, kepribadian ini adalah yang paling menonjol tapi sangat jarang kelihatan dibandingkan plegmatis & sanguine. Kenapa jarang kelihatan? Karna aku ga ingin kepribadian itu muncul, sesuai dengan definisinya… pribadi yang sangat sensitive alias irritable, makanya aku ga mau kepribadian ini muncul. Bisa2 aku marah melulu, nangis melulu, dan perasaan menjadi ga jelas tak menentu. Hehehe… Melankolis kita singkat menjadi “M” aja ya!!!
Nah, 2 malam yang lalu kepribadian yang aku kurang sukai ini tiba2 muncul pada saat chat ama Alys. Bukan salah Alys koq!! Memang kepribadian itu datang tak diundang tapi pulangnya susah booo… aku juga bingung gimana cara mulangin si melankolis itu. Koq jadi mirip jampi2 jaelangkung ya?? Hihihii… Satu hal yang aku sangat kurang sukai selain sensitive adalah bisa nangis semalam suntuk. Dan itu yang aku takutkan terjadi pada 2 malam lalu sehingga aku pun ga bisa tidur. Tapi puji Tuhan, hal itu ga terjadi. Melankolis itu pun bisa pergi setelah aku ber-chat ria dengan Alys & Monic. Makasih ya! jadi aku ga memikirkan tentang M lagi malam itu. Asyiknya ^_^
Tapi ternyata M belum pergi, dia masih nongkrong di diri yang aneh bin ajaib ini. Maksudnya diriku yang misterius ini (Kata Jessica & Sari). Semalam kan aku ditraktir ama Tiur, makan di Pizza Hut Atrium. Dasar, memang anak FK deh… fakultas kelaparan!!! Huahahaha… hampir semua makanan disantap ampe abis, walopun masih ada sisa, tapi jika dibandingkan dengan jumlah orang. Benar2 anak FK punya perut yang luar biasa besar walopun besar body tidak sesuai dengan besar lambung. Hoho… Nah, dibalik keceriaan itu, etiologi munculnya M pun dimulai:
1.Sambil menunggu si pembuat acara traktiran, aku sms seseorang. Satu jam berlalu, satu setengah jam, dua jam bahkan sampe tiga jam berlalu. Koq tidak ada balesan ya!!! Sedih deh. Upppsssss… M muncul. Hikss… alhasil, wajah aku penuh dengan kedataran, senyum pun dah tak memperlihatkan sukacita alias agak terpaksa. Jika aku flash back, kalo sms ga dibales, itu dah biasa tapi kenapa malam ini aku menjadi sedih ya?!?!?! Tuhan, ada apa dengan aku??? Tapi masalah itu aku tidak biarkan berlarut-larut, aku ingin menghilangkan pikiran yang agak “lebay” itu dengan bepergian dengan yang lain. Masalahnya kelompok Tiur, dkk mau ke Taman Menteng lalu karaokean. Aku tidak mau!!! Di taman menteng banyak yang pacaran & malam minggu biasanya motor club pada ngumpul, pasti rame. Aku memutuskan tuk pergi sendiri
2.Ni masalah yang agak pelik sebenarnya. Setelah aku berpisah dengan yang lain, aku pergi ke MOI dengan hati gembira. Gimana ga gembira, ni pertama kalinya aku ke sana. Asyik!!! Tapi kegembiraan itu pun sirna setelah aku merasa aku sendiri di MOI ditambah waktu aku jalan2 Cuma sebentar, 30 menit di MOI bisa liat apa. (sebenarnya ada alasan lain yang ga bisa disebut & ini merupakan alasan utama, maaf ga bisa diceritain). Tapi aku berusaha menceriakan suasana hati yang pedih & peluh ini dengan singgah ke toy’s store, berencana tuk beli suatu saat nanti dengan maksud mau koleksi & mau memberikan kepada orang lain. Ternyata, perasaan yang pedih & peluh itu pun bertambah menjadi kecewa & kesel. Si M, selain manas2in make minyak tanah, dikasih bensin, solar, bahkan sampe avtur. Lalu hati ini diiris2, dikasih garam, jeruk nipis & merica. Jadi deh hati panggang!!! Sepertinya enak ya… kapan2 pengen bikin di rumah ahhh!!! Koq jadi ngaco sih. Hehehe… alhasil, aku memutuskan tuk bermalam mingguan berdua dengan “BLACK”. Setelah aku pikir2, dah lama juga aku ga jalan2 di malam minggu ber2 dengan “BLACK”
Waktu keluar dari MOI, terlintas di pikiranku tuk jalan2 ke Bekasi. Tau ga saat itu dah jam berapa?? Jam menunjukkan jam 22.15. gila aja kalo aku pergi ke Bekasi, bisa2 aku ga pulang karna tersesat. Setelah sampe di underpass, kepikiran tuk jalan2 ke Bogor aja, kan aku dah sering ke sana, SOMBONG… Baru 2 kali aja dah sombong! Lalu aku periksa baterai MP3 aku, masih full. Baiklah, mari kita lanjutkan perjalanan kita dari MOI ke BOGOR. Maklum, kalo hati dah kesel, biasanya adrenalin aku memuncak. Seperti biasa kalo dah malam mingguan ditambah adrenalin memuncak, TANCAP GAS. Alhasil, selama di under pass, speedometer menunjukkan di angka 80-110 km/h. berasa seperti angin aja, hohoho… bener2 malam minggu berdua lagi. Sesaat aku melupakan kejadian malam itu, tapi setelah sampe di Kramat Jati, mata pun mengantuk. Aku memikirkan ulang tuk pergi ke BOGOR, kalo sampe sih pasti sampe. Masalahnya pulang gimana?? Masa aku bawa motor dengan tertidur di jalan. Jadi aku memutuskan tuk pulang, waktu pulang, kecepatan pun sama aja… 60-100 km/h, lebih lambat. Udah ngantuk soalnya! Setelah sampe di kos, hati ini masih sedih. Sebelum tidur, hal yang bisa aku lakukan adalah BERDOA, BERTOBAT & MENGUCAP SYUKUR atas hal2 yang aku alami malam itu. Walaupun banyak yang bikin sedih, kecewa & kesel, tapi semuanya bisa ilang begitu aja. Ahasil, aku bisa tidur nyenyak bahkan bangun kesiangan. Huahahaha… satu ayat yang aku nikmati pagi ini:
(Afrika) Hy verkwik my siel; Hy lei my in die spore van geregtigheid, om sy Naam ontwil.
(Swedia) han vederkvicker min själ; han leder mig på rätta vägar, för sitt namns skull.
(Bugaria) Освежава душата ми; Води ме през прави пътеки заради името Си.
(Danish) han fører mig ad rette Veje for sit Navns Skyld.
(France) Il restaure mon âme, Il me conduit dans les sentiers de la justice, A cause de son nom.
(Finnish) Hän virvoittaa minun sieluni. Hän ohjaa minut oikealle tielle nimensä tähden.
(Germany) Er erquicket meine Seele; er führet mich auf rechter Straße um seines Namens willen.
(Ibrani) נפשׁי ישׁובב ינחני במעגלי־צדק למען שׁמו׃
(Italy) Egli mi ristora l'anima, mi conduce per sentieri di giustizia, per amore del suo nome.
(Japan) 主は私のたましいを生き返らせ、御名のために、私を義の道に導かれます。
(KJV) He restoreth my soul: he leadeth me in the paths of righteousness for his name's sake.
(Korea) 내 영혼을 소생시키시고 자기 이름을 위하여 의의 길로 인도하시는도다
(Portugis) Refrigera a minha alma; guia-me nas veredas da justiça por amor do seu nome.
(Spanish) Confortará mi alma; Guiárame por sendas de justicia por amor de su nombre.
(Tagalog) Kaniyang pinapananauli ang aking kaluluwa: pinapatnubayan niya ako sa mga landas ng katuwiran alangalang sa kaniyang pangalan.
(Turki) İçimi tazeler, Adı uğruna bana doğru yollarda öncülük eder.
(Latin) animam meam convertit deduxit me super semitas iustitiae propter nomen suum
“Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya”
Maz 23:3
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar