Minggu, 31 Mei 2009

Luka Bakar derajat 1…

Hari minggu… Hari untuk menikmati ibadah minggu, PASTINYA!!! Selain itu, hari minggu adalah waktu tuk istirahat panjang, BERUANG KUTUB mode ON. Hohoho… Kedua hal ini sangat saling bertolak belakang. Makanya tadi pagi aku sangat sulit tuk membangunkan diri di tengah mimpi yang menyenangkan=( Jam sudah menunjukkan pukul 6, dan rencananya aku mau gereja jam 6.30… Semangat belum terkumpul, alhasil aku nonton anime di Indosiar dulu sambil sarapan. Ketika jam sudah menunjukkan jam 8 lewat, Hans datang mendekati aku, “Kak, gereja jam berapadan dimana?”. Lalu aku menjawab, “Jam 9 di GKI Kwitang”. “Ikut donk”, kata Hans. Waktu aku menjawab “OK…!!!” aku berpikir akan naik motor. Jam sudah menunjukkan jam 8.20 dan aku belum mandi lalu aku langsung ke kamar dengan maksud mengambil peralatan mandi tapi aku melihat hape aku menyala dan ternyata ada sms dari Monic, “Kak, ada ga gereja yang ibadahnya jam setengah 9 ato 9?”. Aku langsung membalas, “di GKI Kwitang, jam 9. Aku dan Hans mau berangkat 20 menit lagi. Jeng mau ikut ga?” dan Monic membalas, “Kita ketemu di sana aja kak, ada temen aq yang gereja di GKI Kwitang juga. Kata Jeng semalam dia mau gereja bareng Ines di Tibe Atrium”. Dalam dunia khayal, “Brarti ntar pulangnya bareng monic dunx,ga bisa bawa motor karna ntar pulang berempat. Baiklah! Berangkat naik bajaj ato taksi aja deh”. Mandi, make baju-celana-sepatu dan turun ke lantai 1 langsung ke kamar Hans, “Hans, kita ga naik motor. Paling naik bajaj ato taksi”. Akhirnya kami berangkat naik bajaj & kami sampai di GKI Kwitang dengan selamat & tidak telat. Singkat cerita, Monic berangkat bareng seorang cowo, denger2 FKG 2006 juga & lagi deket ama Monic. Sapakah itu Mon? Monic harus konfrensi pers di Acara SATE Kuliner Jomblowan-Jomblowati minggu depan. Hohoho… Lalu, lalu, Monic ga ikut kami pulang bareng. Hiks=( padahal tadi dah mikir bahwa akan pulang bareng makanya aku ga bawa motor. Ya sudahlah… Sekarang HANS, selama kebaktian dia sms-an ama Felix. Rencananya mereka mau pergi ke GRAMED GRAND INDO… brarti aku tinggal sendiri dunx. Ya sudahlah, nasib,nasib…T_T Aku berpikir,”Berat badan dah menurun, tadi pagi ga sempat olahraga. Ntar jalan kaki aja ahh… Dari GKI ke Atrium mau ngambil uang di ATM Bang SUMUT lalu ngambil kacamata dilanjutkan ke kos. Kalo jalan kaki ke Grand Indo sanggup ga ya?”. setelah ibadah selesai, aku memutuskan tuk jalan kaki mulai GKI Kwitang sampe kos lalu ke Grand Indo sampe pulang lagi.

Hal itu langsung aku kerjain. Pertama2 menaklukkan panas teriknya matahari tapi aku ga keringatan dilanjutkan berjalan kaki ke atrium. Ambil duit langsung ke atrium tuk ngambil kacamata. Kesel deh, masa silindris aku naik lagi dari -1,50 menjadi 1,75. Hiks T_T Sudahlah, memang udah genetik silindris. Dilanjutkan berjalan kaki di tengah teriknya matahari yang membakar kulit sampe ke kos, alhasil. Aku terkana luka bakar derajat 1 dengan tanda, kulit hiperemis seluruh tangan dan muka. Huhu… Sampe kos,langsung ke kamar mandi, basahi muka & kedua tangan. Dinginnnn!!! Kemudian ganti baju&celana… ketika meriksa celana, ternyata kantongnya bolong. Hiks T_T Spontan, ambil jarum & benang, “Jahit terussss…” Alhasil, ngaso di kos sekitar 1 jam karena kelamaan jahit kantong celana. Fiuhhh…=D

Kemudian, berlanjut dengan aksi berjalan kaki dari Paseban ke Grand Indo yang ditempuh sekitar 1 jam. Maklum terlalu menikmati jalan kaki di bawah pohon rindang & angin sepoi2, sayang semuanya rusak karena aroma polusi udara. Huhuhu=( Selama perjalanan, aku ditemani mp3 & earphone putih cemerlang serta aku nyanyi2 ga jelas. Mudah2an yang dengerin ga pekak e.c. noising voice. Hahaha… Setelah sampai di Grand Indo, tempat pertama yang aku harus samperin adalah… TOILET. Soalnya selama perjalanan, SWEATING mode ON maka wajah penuh keringat tapi aneh bin ajaibnya yang keringatan cuma wajah aja. Cuci muka, cuci tangan & minum air putih yang ada di dalam tas. UNTA mode ON, sekali minum langsung ngabisin ¼ botol aqua 1,5 L. Hahaha…

Setelah dari toilet, langsung menuju GRAMEDIA. Kesan pertama melihat GRAMEDIA saat itu, “Aku ga salah tempat kan? Aku tadi mau ke Gramedia tapi koq jadi pasar inpres ya?”. Rame banget!!! Antrian kasirnya nyampe 5-10 m. Hunting novel time… Setelah 1 jam mencari, aku mendapat 6 novel yang aku ga tau sapa pengarangnya dan novelnya bercerita tentang apa. Aneh banget ya?!?! Hoho…=) Sepertinya aku kan ngasih 2 novel tuk orang lain. Sapakah orang yang tidak beruntung itu? Hehe..

Lanjut ke ceritanya, sebenarnya aku pengen makan es krim di Grand Indo tapi karna mahal aku mikir, “Lebih bagus aku beli es krim 1 liter di carre4 aja”. Kemudian aku memutuskan tuk langsung pulang ke Paseban dengan berjalan kaki. Selama perjalanan, aku tetap mendengarkan mp3 & earphone putih cemerlang. Hahaha… selama di perjalanan, selain dengerin music & bernyanyi, aku latian nari jaipongan. Memang ga sambil nari2 ga jelas gitu, Cuma pake gerakan tangan aja… tapi ada kejadian yang terduga terjadi. Ketika setelah taman suropati, aku melihat ada 2 orang bule (sepasang). Kerennya, walopun mereka terlihat deket tapi mereka ga pake pegangan tangan seperti kebanyakan orang di Indonesia. Keren!!! Nah, saat itu aku berada jauh di belakang mereka. Salah satu kebiasaan aku adalah berjalan dengan cepat, alhasil aku berhasil mengejar mereka perempatan pertama setelah perempatan taman Suropati. Karena aku & mereka berhenti di lampu merah, mereka mendekati aku dan bertanya, “Do you know FLEA market?” Aku langsung jawab, “I don’t know”. Dalam hati, “Emangnya ada ya yang namanya Flea Market ya?” Karna aku keliatan bingung, si pria Prancis itu bilang”Flea Market at Surabaya street”. “OoooO”, kemudian aku menjelaskan dengan perasaan bingung & cemas. Dalam angan2, “Perempatan bahasa inggrisnya apa? Waduh, vocabulary aku terbatas nih”. Hiks T_T Lalu aku bilang, “After this way, we can find street like this. If we turn to the left, there is Surabaya street”. Pria prancis itu bilang, “Cross way??”. Aku membalas, “Yes..yes..”. parah nih, udah ga bisa bahasa inggris, ditanyain pake bahasa inggris lagi. Coba kalo dia ngomong pake bahasa prancis, MATI KUTU mode ON. Hahaha… aku bilang ke mereka, “We can go together, I want pass that street”. Pokoknya bahasa inggris aku ancur banget. Arghhhhh… aku pun menjadi guide mereka sampe jalan Surabaya & mereka bertanya2 tentang pasar2 yang bagus di Jakarta. Dalam mimpi, “Mene ketehe!!!”. Pengalaman yang cukup menegangkan buat orang yang tidak pintar berbahasa inggris seperti aku. Hohoho…

Setelah sampe di jalan Surabaya, aku berpikir mau beli es krimnya dimana, Carre4 ato Giant… beberapa menit kemudian, sampelah di Metropol, dulu namanya Megaria, dan aku mengambil keputusan. “Beli di Giant aja, kalo ke Carre4, harus jalan 100 meter lagi, bisa2 es-nya mencair”. Singkat cerita, aku belie s krim di giant dan jalan kaki sampe kos. Lalu, “Eating time!!!” Aku ambil sendok dan membuka es krim 1 liter itu




Makan es krim setelah keringatan e.c. jalan kaki sangatlah menyenangkan. Yummy ^_^




40 kemudian…



Ni doyan apa laper y?? Huahahaha



Jadi,rekord jalan kaki hari ini:
GKI Kwitang-Graha Atrium-mall Atrium-Kramat-Salemba-Paseban-Salemba-Dipenogoro-Imam Bonjol-Thamrin-Grand Indo-Thamrin-Imam Bonjol-Dipenogoro-Salemba-Paseban… Sekitar 6-7 km!!!

Akhir kata…
Slamat hari minggu semua
Selamat hari Pentakosta!!
GBU (^_^)v

1 komentar: